Beranda Post Paguyuban PB - IPAR Aceh Besar Warning Aktifitas Ilegal Loging dan Ilegal Mining

Paguyuban PB - IPAR Aceh Besar Warning Aktifitas Ilegal Loging dan Ilegal Mining

67
SHARE
Paguyuban PB - IPAR  Aceh Besar Warning Aktifitas Ilegal Loging dan Ilegal Mining

Ketua PB-IPAR (Pengurus Besar Ikatan Pemuda Aceh Besar) Fata Muhammad S.Pdi .MM.

Aceh Besar (FA) --- Ilegal Loging dan Ilegal Mining telah nyata memberikan kemudharatan bagi kita, ketersediaan air menipis saat kemarau serta longsor dan banjir bandang saat hujan lebat dihulu.

Hal tersebut disampaikan Ketua PB-IPAR (Pengurus Besar Ikatan Pemuda Aceh Besar) Fata Muhammad S.Pdi .MM. Kepada Media FA News Melalui WhatsApp Rabu (20/05/2020).

Ia berharap agar hutan dan sungai sebagai sumber kehidupan dan penghidupan menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilestarikan."karena hutan ini adalah sumber air, sumber kehidupan kita, sumber rakyat yang kita cintai ini,"

"Hutan dan sungai sumber kehidupan untuk penghidupan telah kita rusak bertahun-tahun sehingga kini terjadi kekeringan dan banjir," ujar Fata.

Fata menilai bahwa Pemerintah dan aparat penegak hukum tidak akan mampu mengawal semua itu jika tidak ada kesadaran kita bersama baik Pemuda dan masyarakat di Sekitar Kawasan Hutan untuk memastikan, tidak adanya lagi kegiatan yang merugikan banyak orang tersebut.

"Tidak mungkin Pemerintah dan Penegak hukum saja yang mengawal itu, jika tidak ada niat baik kita untuk turut menjaga," ungkap mantan Sekdis Pendidikan Aceh Besar tersebut.

Untuk itu, Lembaga Paguyuban Aceh Besar tersebut berharap khususnya para Pemuda Aceh Besar untuk memiliki sence of krisis dan sence of belonging terhadap persoalan krusial itu.

"Jika bukan pemuda yang memberikan edukasi dan pendidikan politik yang sehat terhadap alam dan lingkungan kepada orang terdekat dan masyarakat sekitar, maka tidak ada harapan kepada siapa lagi negara dan daerah berharap," katanya.

Tanpa kesadaran bersama, maka tidak akan terjadi perubahan apapun karena Tuhan tidak akan merubah suatu kaum jika tidak ada usaha sedikitpun dari mereka untuk mengubahnya tutupnya.[red]